GOPAX Indonesia: Edukasi Kepada Klien Mengenai Aset Digital itu Penting
2019-05-14 11:56:43Sumber:Blockchain No. 1


GOPAX Indonesia merupakan salah satu pendatang baru di industri aset digital Indonesia. Platform pertukaran dan jual beli aset digital asal Korea Selatan baru masuk ke tanah air pada akhir tahun lalu, tepatnya Desember 2018. Di Indonesia, platform ini berada di bawah bendera Streami Inc. yang merintis GOPAX Internasional dan perusahaan pengembang aplikasi PT Magna Digital Lab. Walaupun menyandang status sebagai pendatang baru yang umurnya belum genap satu tahun, GOPAX Indonesia yakin mampu menguasai 50% pasar aset digital atau kripto di tanah air hingga akhir tahun ini. Lantas, strategi apa saja yang digunakan oleh GOPAX Indonesia untuk mencapai target tersebut? Untuk itu kami, Blockchain No. 1 mewawancarai langsung Lead Business Strategist GOPAX Indonesia M. Yusuf Musa.


Blockchain No. 1: Apa strategi utama dari GOPAX Indonesia untuk menjadi platform pertukaran aset digital terkemuka di Indonesia?

M. Yusuf Musa: Untuk saat ini kami masih berfokus memperkenalkan atau mengedukasi apa itu aset digital atau koin kripto kepada masyarakat Indonesia. Karena seperti yang diketahui bahwa saat ini masih banyak masyarakat Indonesia yang belum mengetahui bagaimana sebenarnya investasi melalui aset digital ini. Selain itu kami juga terus berupaya untuk menjaga kepercayaan dari klien-klien kami. Karena kami menyadari bahwa industri ini merupakan industri yang berbasis pada trust atau kepercayaan dari klien. Untuk meningkatkan kepercayaan tersebut kami disini menawarkan standar keamanan yang tinggi. Kami di Korea Selatan merupakan platform pertukaran dan jual beli koin kripto yang mendapatkan sertifikat ISO 27001 untuk sistem keamanan kami. Sistem keamanan GOPAX dapat mempertahankan rekor bersih dari gangguan server atau peretasan hingga sekarang. Sistem tersebut diadaptasi di Indonesia, jadi tidak perlu khawatir untuk melakukan aktivitas trading di platform GOPAX Indonesia. Kami juga mempermudah klien untuk melakukan deposit mata uang fiat secara aman. Hal ini yang jadi modal utama kami untuk meyakinkan masyarakat bahwa investasi melalui aset digital aman apabila menggunakan platform yang terpercaya.


Blockchain No. 1: Untuk edukasi kepada masyarakat, seperti apa hal konkrit yang telah dilakukan oleh GOPAX Indonesia? Sejauh mana upaya edukasi tersebut berhasil menambah jumlah klien GOPAX Indonesia?

Bentuk edukasi yang kami lakukan adalah dengan mendekatkan diri dengan klien kami lewat berbagai pertemuan langsung atau gathering. Dimana pada pertemuan tersebut klien bisa berdiskusi dengan kami atau antar klien. Kami menyadari bahwa sebagian besar atau 70% dari klien kami merupakan investor pemula atau pemain baru yang perlu diedukasi sebelum nantinya terjun ke dalam instrumen investasi baru ini. Salah satu bentuk gathering tersebut adalah acara buka puasa Bersama yang akan kami lakukan pada 24 Mei 2019 nanti yang menghandirkan Imantaka Nugraha, Investment Manager Lubna.io dan Roby, Co-Founder Rekeningku.com. Kami selama ini memang sengaja mengundang tokoh atau orang yang punya pengaruh untuk menciptakan snowball effect. Karena mereka yang punya pengaruh itu lebih mudah untuk mengajak orang lain itu untuk mengikuti jejaknya. Misalnya, mereka yang sebelumnya sudah dikenal luas sebagai analis di instrumen investasi saham kemudian mencoba berinvestasi di aset digital dan berhasil, tentu dapat dengan mudah untuk mengajak orang lain.


Blockchain No. 1: Selain itu, adakah pendekatan lain yang juga dilakukan untuk mengedukasi klien-klien GOPAX Indonesia dan tentunya mendekatkan diri dengan mereka?

Untuk itu, kami juga menyediakan secara khusus wadah diskusi berupa Official Telegram GOPAX Indonesia yang saat ini tercatat jumlah anggotanya mencapai kurang lebih 800 orang. Jumlah yang cukup besar untuk sebuah platform social media yang tidak banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia. Jumlah tersebut juga bisa mewakili besarnya jumlah klien yang dimiliki oleh kami saat ini, walaupun tentunya jumlah klien sesungguhnya jauh lebih besar atau berlipat dari jumlah yang ada di Official Telegram tersebut. Selain itu, kami juga berupaya mendekatkan diri kepada klien lewat layanan customer service. Walaupun belum tersedia 24 jam tetapi layanan customer service ini merupakan yang pertama bagi platform serupa di Indonesia.


Blockchain No. 1: Lalu bagaimana pandangan dari GOPAX Indonesia mengenai prospek dari industri berbasis aset digital di Indonesia? Mengapa Indonesia dipilih sebagai negara tujuan ekspansi di akhir tahun lalu? Padahal seperti yang kita ketahui sendiri bahwa masih banyak masyarakat Indonesia yang buta mengenai investasi.

Kami yakin bahwa aset digital atau koin kripto ini bisa berkembang di Indonesia, didukung oleh pemerintah yang bersikap terbuka pada instrumen investasi ini. Pemerintah sendiri memberikan dukungan lewat Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) nomor 99 Tahun 2018 tentang diresmikannya aset kripto menjadi komoditas dibawah pengawasan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI). Selain itu pesatnya perkembangan teknologi informasi (TI) ikut menambah keyakinan kami terhadap prospek koin kripto yang cemerlang di masa depan. Jumlah kaum muda atau millennials yang besar juga ikut menjadi pertimbangan kami. Saat ini sebagian besar dari klien kami atau investor koin kripto di GOPAX Indonesia merupakan millennials yang memang punya kemampuan dan pengetahuan TI mumpuni.


Blockchain No. 1: Kemudian bagaimana dengan persebaran dari klien GOPAX Indonesia saat ini? Apakah masih terpusat di Jakarta saja mengingat kantor perwakilan dari GOPAX Indonesia hanya berada di Jakarta?

Untuk persebaran klien kami tidak hanya di Jakarta, tapi sudah tersebar di sejumlah kota besar di Indonesia seperti Surabaya dan Medan. Tapi ada juga klien-klien kami yang berdomisili di kota-kota lainnya, rata-rata terpusat di Jawa. Salah satunya, contoh di Yogyakarta salah satu klien kami yang mengaku sempat tertipu dengan instrumen investasi bodong sebelum akhirnya aktif melakukan aktivitas perdagangan koin kripto lewat platform kami.


Blockchain No. 1: Terakhir, apa langkah selanjutnya yang akan dilakukan oleh GOPAX Indonesia untuk terus menambah basis klien? Diluar memberikan cashback berupa Stellar Lumen yang saat ini masih dilakukan.

Strategi pemberian cashback itu memang tidak bisa dilepaskan dari sebuah start-up fintech, strategi bakar uang karena kami sadar bahwa kami belum memiliki basis klien yang besar seperti instrument investasi konvensional yang sudah lebih dulu hadir. Tapi yang jelas upaya lain yang bisa kami lakukan adalah menambah pilihan aset digital atau koin kripto selain yang sudah ada saat ini, Kami masih terus mencari dan mereview koin-koin yang bisa dijadikan sebagai aset digital, terutama koin-koin lokal. Namun, untuk melakukan penambahan tersebut dibutuhkan proses yang panjang lantaran GOPAX Indonesia ingin mengetahui lebih lanjut mengenai sepak terjang dan prospek dari koin kripto tersebut. Kami tidak ingin koin-koin yang listing di platform kami, terutama koin lokal adalah koin bodong yang tidak jelas. Kami ingin menjalin kerjasama dengan koin lokal tapi kami terlebih dahulu harus mengetahui apakah benar project-nya berjalan. Jangan sampai nanti setelah koin itu listing ternyata hanya berupa koin bodong yang digunakan untuk hacking atau fraud. Upaya tersebut juga dilakukan dengan tujuan menjaga reputasi dari industri berbasis aset digital di Indonesia. Hal tersebut dinilai penting lantaran sebagian besar masyarakat Indonesia masih belum mengenal lebih jauh tentang aset digital sebagai salah satu instrumen investasi yang aman dan punya potensi keuntungan besar.




BERITA TERKINI MORE

    ANALISIS PROYEK MORE