Wawancara CEO BIIDO, Aditia Kinarang Mokoginta “Indonesia Pasar Potensial untuk Aset Digital”
2018-10-29 08:29:15Sumber:Rep: Yuni Astutik


Perusahaan rintisan atau start up berbasis platform aset digital terus bertambah. Memiliki target, serta strategi yang berbeda, tujuan mereka satu, yaitu menggaet investor potensial untuk menambah daftar aset digital di Indonesia.


Blockchainno1 baru-baru ini mewawancarai salah satu CEO yang baru saja membuka pasar di Indonesia. PT Aset Digital Indonesia atau yang lebih dikenal sebagai BIIDO, dipimpin oleh Aditia Kinarang Mokoginta. Resmi beroperasi pada 11 Oktober lalu, berikut ulasan lengkap wawancara dengan CEO BIIDO.


Blockchain No.1: PT Aset Digital Indonesia atau BIIDO resmi diluncurkan di tengah mulai bermunculan perusahaan sejenis di Indonesia. Apa strategi yang akan digunakan, dan apa bedanya dengan start up sejenis lainnya?


Aditia Kinarang Mokoginta: Kami menciptakan Biido karena melihat adanya keterbatasan dari Exchange-exchange Indonesia dalam memenuhi kebutuhan dari User-user crypto di Indonesia. Hal ini berdampak pada banyaknya transaksi user Indonesia yang akhirnya lari keluar negeri menggunakan Exchange Luar.


Selain itu kami juga melihat masih sangat besarnya potensi Market Indonesia, terutama dari kalangan Millenials yang tertarik untuk mencoba berinvestasi asset Kripto namun merasa Exchange yang ada terlalu complicated.


Salah satu strategi kami adalah dari sisi Brand positioning, dimana kami memposisikan BIIDO sebagai Exchange untuk semua orang. Kami ingin merubah kesan dari orang-orang awam bahwa Crypto adalah investasi yang membingungkan, ribet, dll. Sehingga kami men-design fitur & User Interface Biido sedemikian rupa agar terlihat casual, Simple, clean dan user friendly namun tetap dilengkapi dengan fitur – fitur yang canggih. Tujuannya adalah untuk merangkul semua kalangan mulai dari crypto expert hingga ke potential new customers. Kedepannya akan banyak fitur – fitur tambahan yang pastinya akan semakin mempermudah customer dalam berinvestasi Aset Kripto.


Blockchain No.1:Saat ini, sudah berapa jenis aset kripto yang dijual oleh BIIDO?


Aditia Kinarang Mokoginta: Saat ini kami sudah menyediakan 2 jenis Aset Kripto yaitu Bitcoin dan Ethereum, target kami hingga akhir tahun ada 12 Aset Crypto yang akan kami sediakan.


Blockchain No.1: Bagaimana dengan target investor dan transaksi sampai akhir tahun?


Aditia Kinarang Mokoginta: Target transaksi kami hingga akhir tahun ini adalah Rp 300 Miliar volume transaksi Crypto di Biido. Sementara untuk Investor, sampai saat ini belum ada rencana untuk menambah investor lagi.


Blockchain No.1: Untuk sebagian orang, investasi uang kripto masih dianggap tabu, sebenanrnya bagaimana dari kacamata BIIDO? Apa keuntungan investasi uang kripto?


Aditia Kinarang Mokoginta: Investasi Crypto dianggap tabu dikarenakan ketidaktahuan masyarakat tentang Aset Kripto, padahal dengan mempelajari tentang Blockchain dan Aset Kripto, berarti kita mempersiapkan diri dalam menghadapi masa depan karena kedepannya Blockchain dan Crypto akan menjadi teknologi yang diadopsi secara massal.


Oleh karena itu edukasi sangat penting dilakukan agar masyarakat mengenal dan mengetahui secara jelas tentang apa itu asset kripto, apa value yang ditawarkan dan apa fungsinya untuk masyarakat kedepannya.


Aset kripto ini memiliki banyak keuntungan dari sisi fungsional, seperti proses pemindahan yang realtime, processing fee yang rendah, dan sifatnya yang borderless. Sehingga tidak berlebihan jika dikatakan Kripto asset ini memang lebih powerful dibandingkan aset konvensional.


Blockchain No.1: Target dan pangsa pasar BIIDO siapa saja? Apakah generasi milenial termasuk di dalamnya?


Aditia Kinarang Mokoginta: Target utama kami adalah Tech Savvy people, yang notabene memang kebanyakan dari generasi millenials. Selain itu kami juga menargetkan segmen yg sudah familiar dengan Crypto aset.


Blockchain No.1: Hingga akhir tahun, uang kripto jenis apa saja yang akan listing?


Aditia Kinarang Mokoginta: Kami menargetkan paling tidak ada 12 aset kripto yang akan di-listing hingga akhir tahun ini antara lain Bitcoin, ethereum, bitcoin cash, litecoin, doge coin, eos, cardano, Hot, Ripple, stellar, NEM, Dash


Blockchain No.1: Berapa biaya transaksi yang ditetapkan BIIDO? kabarnya ini akan lebih murah dibanding dengan lainnya?


Aditia Kinarang Mokoginta: Betul, kami mematok biaya hanya sebesar 0.2% untuk transaksi taker dan 0.1% utk transaksi maker. Selain itu BIIDO juga memiliki fitur gamification atau leveling, dimana sebagian besar transaksi customer, maka levelnya akan semakin tinggi, dan semakin tinggi level akun/customer maka biaya yang kami kenakan juga semakin kecil, dan level yang tertinggi di BIIDO hanya dikenakan biaya sebesar 0.1% untuk transaksi takers dan 0% untuk transaksi Makers. Selain itu di awal tahun 2019 kami akan meluncurkan fitur transaction reward, kami belum bisa menjelaskan terlalu banyak tentang fitur ini. Tp yang pasti, fitur ini akan sangat menguntungkan customers BIIDO.


Blockchain No.1: Apakah sudah ada edukasi yang dilakukan BIIDO untuk membuat masyarakat Indonesia semakin melek uang kripto?


Aditia Kinarang Mokoginta: Di tanggal 12 Oktober 2018 kemarin, BIIDO bekerjasama dengan Ikatan Alumni UI untuk memberikan seminar terbuka terkait BIIDO, Aset Kripto dan Blockchain. Kedepannya akan banyak seminar yang kami selenggarakan, terutama untuk orang – orang yang relatif masih awam tentang Aset Kripto, hal ini bertujuan untuk menyebarkan knowledge dan mengajak untuk mulai berpartisipasi di Ecosystem ini.


Rep: Yuni Astutik

BERITA TERKINI MORE

    ANALISIS PROYEK MORE